Ayo Waspada, Aplikasi WhatsApp Anda Disusupi Spyware, Data Anda Bisa Bocor, Berikut Cara untuk Menanggulangi

Ayo Waspada, Aplikasi Whatsapp Anda Disusupi Spyware, Data Anda Bisa Bocor, Berikut Cara untuk Menanggulangi - Pada tanggal 22 Mei 2019 tepatnya ada isu mengenai demo besar-besaran di kantor Bawaslu atau KPU membuat pemerintah ( Keminfo ) menutup sementara sosial media yang dianggap meresahkan masyarakat dengan beredarnya berita Hoax.

Aplikasi Whatsapp Disusupi Spyware

3 Aplikasi yang ditutup sementara oleh pemerintah yaitu Facebook, Whatsapp, dan Instagram yang mana di sosial media yang satu ini lebih banyak digunakan oleh semua masyarakat Indonesia. Pada tanggal tersebut semua ditutup fasilitasnya dari jam 17.00 WIB yang mana anda tidak bisa melakukan aktifitas apapun baik itu melalui chat, mengirim data, mengirim video, mengirim foto, update status dan semua kegitan ditutup.

Baca Juga : 5 VPN Terbaik Android Untuk Mengatasi WhatsApp Down

Dengan ditutupnya ketiga aplikasi tersebut, banyak masyarakan yang menggunakan aplikasi VPN yang mana tujuannya supaya bisa membuka semua blokir yang dilakukan oleh pemerintah. Mereka tidak tau dengan apa yang mereka gunakan apakah membuat semua perangkat mereka aman atau tidak dari para SpyWare yang saat ini banyak beredar di pasaran.

Banyak diberitakan di beberapa sosial media mereka yang menggunakan aplikasi VPN ( Virtual Private Network ) Gratis banyak kehilangan uang mereka karena katanya dari VPN. Memang VPN versi gratisan sangat rentan dengan adanya pencurian data, SpyWare dll. Maka dari itu anda bisa membeli versi premiumnya untuk bisa dengan aman dalam melanjutkan pemakaian menggunakan VPN.

Badan Cyber dan sandi negara mengingatkan kepada kita sebagai pengguna Whatsapp seluruhnya agar update dari versi 2.19.134 ke Whatsapp versi 2.19.150, pasalnya aplikasi Whatsapp ini mudah sekali atau rentan untuk disusupi oleh yang namanya Spyware.


Nah, kira - kira :
  • apa itu Spyware ? 
  • Seberapa bahaya Spyware ?
  • Apa yang diambil oleh Spyware ?
Jika kita mempelajari ilmu komputer pastinya anda sudah biasa dengan yang namanya kata ( WARE ) untuk akhirannya. Biasanya istilah-istilah itu mempunyai arti yang sangat luas. misal yang biasa kita kenal yaitu :
  • Hardware : Perangkat Keras
  • Software : Perangkat Lunak
  • Brainware : Manusia atau user atau pengguna
  • Spyware : Perangkat mata-mata
Nah, jelas sekali ya dari kata Spyware berarti dalam artian luasnya adalah Perangkat anda dalam pengawasan atau dimata-matai oleh pihak ketiga yang tidak bertanggung jawab yang mana tujuan utamanya adalah merusak, mengambil data atau mencuri data, dll.

Spyware lebih mengarah kepada software yang mana tujuannya untuk memata-matai pengguna. Nah, kira-kira celah apa yang digunakan, dan apa sih maksudnya atau bagaimana Whatsapp ini bisa disusupi oleh Spyware, maka team amati terus akan memberikan informasi kepada kalian bagaimana mereka bekerja.

Nah, apakah anda sebagai salah satu dari 1,5 Milyar pengguna Aplikasi Whatsapp diseluruh dunia, ini merupakan aplikasi Messenger chating di dunia saat ini. Tapi sayang ada celah yang ternyata membuat kita sebagai pengguna sangat rentan untuk di intai lewat sebuah kelemahan yang terdapat pada aplikasi Whatsapp.

Jika kita tau saat ini sedang ramai diingatkan oleh BSSN untuk update Aplikasi Whatsapp anda ke Versi yang terbaru. Nah, apa kira-kira pasalnya, ini anda diserang oleh serangan spyware yang mengancam kita semua para pengguna Whatsapp.

Berbeda dengan beberapa berita tentang pencurian - pencurian data yang sering selama ini kita dengar yang namanya spyware ini ini dikenal dengan istilah No click Attact atau Zero Click Attack, jadi tanpa kita mengklik sebuah link yang mencurigakan atau mengklik sebuah situs yang mencurigakan itu telpon kita bisa saja disusupi oleh Spyware.

Seperti apa Spyware ini masuk kedalam perangkat anda, jadi ada celah di perangkat Whatsapp call, Whatsapp VOIP ( Voice Internet Protokol ) yang dinamaka Buffer Offerflow. Jadi saat aplikasi Whatsapp anda dibanjiri data yang jauh lebih banyak dari yang bisa di hendle nya atau sehingga ini melebihi kapasitas tampung sementara yang sudah disiapkan oleh aplikasi ini, dan untuk dapat Running atau berjalan sehingga tadi harus disimpan di memory yang seharusnya tidak bisa diakses oleh Whatsapp.

Situasi ini yang dinamakan Buffer Overflow yang dimanfaatkan celahnya untuk Spyware masuk, caranya adalah lewat Whatsapp Call. Jadi untuk Spyware ini masuk kedalam perangkat kita tidak harus kita mengangkat Whatsapp Call ini dan bahkan Whatsapp call ini masuk tidak ter record oleh call log. Jadi anda jika mengecek apakah data anda terpapar didalan Call log atau tidak maka tidak bisa dilihat.

Kira - kira apa yang akan dilakukan oleh Spyware yang namanya Pegasus ini ? 

Jadi Pegasus bisa mengaktifasi Microfon, camera, dll yang mana nantinya bisa memata-matai pembicaraan anda dan bisa memata-matai lokasi anda, meng ekstraksi sms chat anda, email, riwayat pencarian, Browsing history, bahkan daftar kontak anda.

Jadi pegasus ini bisa dikatakan Complite control dalam hal apapun, dan dia juga bisa mengambil kuasa penuh atas perangkat anda.

Perusahaan mana sih dibalik pembuat software Pegasus ini ?

Pegasus merupakan Software untuk memata-matai seluruh aktifitas kita yang digerakkan oleh perusahaan cyber yang bernama NSO Group yang berdiri pada tahun 2010 asal dari negara Israel. Perusahaan ini dikenal dengan Cyber arm Dealer ( Senjata Cyber ) yang mereka jual.

Banyak macam hacker di dunia, sama dengan kita di dunia nyata, ada yang baik dan ada yang buruk, yang baik mereka biasanya tugasnya memberi tau bahwa ada celah dalam aplikasi yang dibuat oleh perusahaan, ada juga yang mencuri semua data perusahaan untuk di jual datanya. semua tergantung kita.

NSO Group lebih mengarah kepada mengeksploitasi data dengan menciptakan produk untuk mencari celah pada aplikasi Whatsapp yang mana diberi nama Software Pegasus. NSO group sebenarnya mengklaim menjual produk ini ke lembaga-lembaga dan badan-badan yang mempunyai otoritas seperti lembaga pemerintah.

Tujuan utama dari Software Pegasus adalah agar aplikasi untuk mengintai atau memata-matai untuk telpon genggam ini bisa digunakan untuk memerangi kejahatan atau kriminalitas kemudian memerangi terorisme.

Namun nyatanya dilapangan tidak lah demikian, bukannya demi kepentingan publik, atau publik safety.

Adapun client dari NSO Grup adalah :
  1. Arab Saudi
  2. Meksiko
  3. Bahrain, dan
  4. Uni Emirate Arab
Arab saudi dilaporkan oleh media israel pernah membeli produk dari software Pegasus ini senilai 55 Milyar pada tahun 2017.


Nah, untuk menghindari hal ini silahkan anda segera mengupdate aplikasi anda dari whatsapp versi lama ke versi terbaru. Pastikan update terbaru di Whatsapp versi 2.19.150.

Baca Juga : 5 Daftar Aplikasi Android Tercanggih dan Terbaik Tahun 2019 yang Wajib Dimiliki

Nah, cukup disini saja mengenai informasi Ayo Waspada, Aplikasi Whatsapp Anda Disusupi Spyware, Data Anda Bisa Bocor, Berikut Cara untuk Menanggulangi, anda bisa mendownloadnya di Playstore untuk update datanya.

Belum ada Komentar untuk "Ayo Waspada, Aplikasi WhatsApp Anda Disusupi Spyware, Data Anda Bisa Bocor, Berikut Cara untuk Menanggulangi"

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan sopan, maka Admin akan memberikan jawaban yang lebih sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel