4 Tips Merawat Genset Portable Supaya Awet dengan Mudah

Punya kemudahan dari sisi portabilitas yang bisa dipindahkan sesuai kebutuhan, membuat genset portable semakin diminati. Tingginya animo masyarakat untuk memilih genset portable, turut mendorong kian bertambahnya jumlah toko yang jual genset portable.

Meskipun harganya tergolong bersahabat dibandingkan model genset lainnya, tetapi jangan lupa untuk tetap merawat genset portable agar tetap awet digunakan. Jangan khawatir, cara perawatan genset portable ini cukup mudah, kok! Di bawah ini adalah tips-tips yang bisa Anda lakukan.

Tips Merawat Genset Portable

1. Ganti Filter Oli dan Simpan Bahan Bakar Cadangan


Bagi pemilik genset portable skala rumah tangga, umumnya hanya dinyalakan ketika terjadi pemadaman listrik dari PLN. Setelah beberapa minggu tak dipakai, terkadang jadi lupa apakah tangki genset tersebut masih ada isinya atau sudah habis. 

Nah, sebisa mungkin hindari agar tangki genset tidak sampai kekeringan atau kosong. Siapkan saja satu jerigen untuk menyimpan bahan bakar cadangan yang bisa diisi ulang ke tangki genset ketika kosong. Selain itu, Anda juga perlu menyiapkan oli cadangan serta ganti filter oli ketika sudah saatnya penggantian. 

2. Memeriksa Daya Genset Portable


Cek kembali untuk melihat apakah genset bisa menghasilkan daya voltase sesuai apa yang diklaim. Tak semua genset portable memiliki daya yang sama. Sehingga, penting untuk mengecek kembali buku manual genset portable Anda sebelum memperhitungkan berapa nilai daya watt yang ditentukan. 

Umumnya, ada dua level yaitu level mulai dan level berjalan. Level mulai merupakan nilai daya watt yang diproduksi genset portable dalam waktu yang sangat cepat. Untuk itu, level awal ini mempunyai peringkat yang cukup tinggi. 

Namun, secara umum level ini tak begitu penting. Karena yang paling penting adalah level berjalan. Level ini dapat menentukan watt genset portable selama beberapa periode yang lama. Dengan nilai level ini, Anda bisa lebih mudah mengidentifikasi perangkat elektronik apa saja yang mau dinyalakan bersamaan dengan daya yang dihasilkan genset portable. 

3. Menguras Isi Tangki Genset Portable 


Tanpa disadari, genset portable yang dibiarkan berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan tanpa dinyalakan, bahan bakar di dalamnya bisa mengendap. Endapan bahan bakar ini berdampak negative karena dapat menempel sehingga menjadi kerak permukaan logam pada tangki genset. 

Jika sudah menempel atau mengerak, bahan bakar ini tentunya dapat mengganggu kinerja mesin genset portable. Oleh sebab itu, direkomendasikan agar setelah selesai digunakan, sebaiknya isi tangki dikuras saja. Terutama, ketika harus didiamkan hingga berbulan-bulan atau jarang digunakan. 

4. Tutupi Genset Portable 


Genset portable biasanya mengeluarkan sejenis gas karbon monoksida yang pekat dan membuat perangkat jadi kotor. Maka itu, banyak orang yang memilih untuk menempatkan genset portable di luar ruangan. Misalnya di halaman belakang rumah atau area lain yang agak terbuka agar sirkulasi udara tetap lancar. 

Sayangnya, debu dan kotoran juga menjadi lebih mudah menempel di permukaan genset portable. Jadi, agar menjaga permukaan tetap bersih, setelah selesai dipakai, tutup genset Anda dengan cover khusus yang bisa Anda dapatkan di toko yang jual genset portable. Cover ini bisa melindungi permukaan genset dari kotoran atau debu. Bahkan, juga bisa anti air atau mencegah tumpahan oli/ minyak. Alternatif lain, cukup bersihkan saja genset setidaknya satu kali dalam sebulan. 

Dimana Supplier yang Jual Genset Portable Terpercaya? 


Mendapatkan genset portable yang berkualitas, tentunya juga harus di supplier terpercaya dan kredibel. Manfaatkan platform Indotrading sebagai B2B marketplace paling direkomendasikan di Indonesia. 

Indotrading adalah direktori supplier berbagai jenis produk yang memenuhi kebutuhan perusahaan dari berbagai industri. Temukan supplier genset portable terpercaya sekarang hanya di Indotrading.

Berlangganan via Email